<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025</atom:id><lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2009 00:31:02 +0000</lastBuildDate><title>buka mata...buka telinga... ini indonesia...</title><description></description><link>http://padma85.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (fuad)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-1791071276103961946</guid><pubDate>Sun, 16 Aug 2009 03:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-15T20:30:23.383-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>info</category><title>Matanesia Gelar Workshop Street Photography</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/Sod9BNc34iI/AAAAAAAAASg/X3NVD7buTYU/s1600-h/ejtcom_workshopfoto-300x179.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/Sod9BNc34iI/AAAAAAAAASg/X3NVD7buTYU/s320/ejtcom_workshopfoto-300x179.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370398540406710818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Maraknya tren fotografi digital dalam beberapa tahun terakhir memunculkan gaya hidup baru di kalangan masyarakat. Ditambah kemudahan akses terhadap produk teknologi informasi seperti foto editor dan internet, khususnya blogging dan social networking, membuat fotografi makin diminati sebagai pilihan hobi bahkan profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudahan dalam mengoperasikan kamera digital yang menawarkan otomatisasi fitur membuat user makin leluasa dalam melakukan eksperimen-eksperimen. Jikapun ada penyempurnaan, layanan foto editor membuat segalanya jadi mungkin dan relatif memuaskan. Sesudahnya, karya-karya ini bisa dipublikasikan lewat blog atau posting-posting di Facebook, Tweeter, atau Friendster,” papar Hendro D. Laksono, Direktur Operasional Matanesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejumlah fotografer, fotografi sebenarnya memiliki kaidah-kaidah yang perlu ditaati. Khususnya dalam konteks penyeragaman persepsi terhadap batasan pesan dan filsafat fotografis.&lt;br /&gt;Untuk itu, lanjut Hendro, tahap pertama yang perlu dikenal fotografer adalah berkenalan dengan konsep-konsep dasar di dunia foto jalanan atau street photography. Konsep dasar ini diyakini bisa digunakan sebagai rujukan awal para hobiis fotografi, bahkan mereka yang sudah bekerja sebagai fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pada kenyataannya, banyak fotografer media sekalipun, sering tak mengindahkan kaidah-kaidah dasar ini. Akibatnya, banyak momen bagus luput dari perhatian, muncul konflik antara fotografer dengan object, dan tak jarang, ada beberapa foto yang lemah di sisi kualitas dan teknis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelar Workshop&lt;br /&gt;Berbekal catatan ini, ditambah beberapa diskusi komunitas fotografer Matanesia dan forum-forum fotografi lainnya di Surabaya dan Malang, Matanesia mencoba untuk membuat sebuah pelatihan terbatas dengan isu fotografi yang lebih spesifik. “Kegiatan ini kami beri nama Workshop Foto Matanesia dengan mengangkat tema perdana Mengenal Street Photography,” kata Boby Noviarto Pribadi, Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Matanesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, workshop ini nanti akan dibagi dalam tiga sesi. Di sesi pertama, ada pembekalan konsep dan teori dari dua pemateri. Masing-masing Mamuk Ismuntoro (Surabaya Post) dan M. Subechi (Jawa Pos). “Keduanya akan bicara tentang definisi, batasan, persiapan sebelum mulai melakukan aktifitas fotografi, peluang, ancaman, etika, dan masih banyak lagi,” kata Bobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilanjutkan Sesi Kedua, hunting foto di kawasan dalam HiTech Mall Surabaya. Selama hunting, peserta akan didampingi oleh panitia. Bukan pada sisi panduan tenis fotografi, tapi di sisi keamanan dan kenyamanan. Selanjutnya di sesi Ketiga, ada photo review. “Di sini peserta akan menyodorkan karya-karya terbaiknya untuk direview dua pembicara. Diharapkan akan ada dialog intens yang saling memperkaya di antara peserta,” jelas Bobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan&lt;br /&gt;Workshop ini akan diselenggarakan pada Hari Sabtu, 22 Agustus 2009, jam 10.00 s/d 18.00 WIB di Ruang Workshop HiTech Mall, Jl Kusuma Bangsa, Surabaya. Peserta hanya dibatasi 50 peserta saja.&lt;br /&gt;Untuk gabung, peserta cukup melakukan proses registrasi dengan mengisi form isian yang disediakan panitia dan membayar biaya Rp 70 ribu sebagai kontribusi handout workshop, door prize, dan makan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran bisa dilakukan dengan datang ke MS Media di Wisma Kedung Asem Indah E-6, Surabaya. Atau bisa juga dilakukan dengan cara online. Caranya :&lt;br /&gt;Download formulir pendaftaran. Untuk versi DOC/MS Word, versi PDF dan versi ZIP download si sini &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(http://eastjavatraveler.com/2009/08/matanesia-gelar-workshop-street-photography/)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Isi formulir tadi dengan data-data yang benar.&lt;br /&gt;Lakukan pembayaran dengan cara transfer ke Rekening BCA No 1130.7815.82 a/n BOBY NOVIARTO PRIBADI&lt;br /&gt;Scan atau foto bukti transfer.&lt;br /&gt;Kirim formulir yang sudah Anda isi via email bersama bukti transfer ini ke panitia workshop di matanesiapictures@gmail.com CC ke redaksi@eastjavatraveler.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info lengkap, hubungi panitia di 031-8712455 atau Saudara Bobi di 081553776629.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Workshop Foto Matanesia didukung oleh Majalah e-LIFE, Majalah EastJava Traveler, MuffiNews.com, Matanesia.com, dan HiTech Mall Surabaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-1791071276103961946?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2009/08/matanesia-gelar-workshop-street.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/Sod9BNc34iI/AAAAAAAAASg/X3NVD7buTYU/s72-c/ejtcom_workshopfoto-300x179.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-423153242957491285</guid><pubDate>Tue, 02 Sep 2008 12:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-03T03:02:41.746-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>panjebar semangat</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>sejarah</category><title>75 tahun panjebar semangat, apa kabarmu kini....?</title><description>Pernah ke Surabaya...? sebuah pertanyaan yang kerap terlontar disekitar kita. Tetapi pertanyaan pernah pernah membaca mjalah panjabar semangat? mungkin seribu satu orang diantara kita yang fasih menjawab pertanyaan yang "tidak lazim" tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah mingguan berbahasa jawa Panjebar Semangat terbit pertama kali pada hari sabtu 2 september 1933 di Surabaya, dalam bentuk lembaran koran 4 halaman. Ketika itu, dengan tiras 2000 eksemplar hanya berhasil menggaet 37 orang pelanggan. Panjebar semangat tidak bisa dipisahkan dengan Dr. Soetomo pendiri organisasi pergerakan Boedi Oetomo. Surat kabar dengan medium bahasa jawa tersebut dipilih Soetomo sebagai alat perjuangan, dikarenakan masyarakat hingga pelosok pedesaan kala itu kebanyakan hanya mengerti bahasa jawa sebagai bahasa sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjebar Semangat memiliki motto, Sura Dira Djayaningrat Lebur Dening Pangastuti (segala kekuatan negatif yang ada di dalam masyarakat, bisa ditaklukkan dengan kebaikan). Dalam perkembangannya, majalah ini ikut terlibat pergulatan sejarah persuratkabaran di Republik ini. Saat bala tentara Jepang menguasai Indonesia tahun1942, Panjebar Semangat sempat dibredel karena dianggap membahayakan. Setelah Indonesia merdeka, Panjebar Semangat juga turut dalam suasana pasang surut hubungan pemerintah dengan pers baik era orde lama maupun orde baru. Fanatisme pelanggan adalah faktor utama yang menopang eksistensi panjebar semangat hingga sekarang. Dari oplah majalah ini, dapat diketahui berapa jumlah pelanggannya. Dari hasil penelitihan Departemen Penerangan Jawa Timur, Panjebar Semangat mencapai masa jayanya pada tahun 1960-an. Dimana tirasnya mendekati 88 ribu eksemplar. Saat itu dari segi jumlah oplah Panjebar Semangat merupakan majalah terbesar di indonesia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kejayaannya, pembaca Majalah berbahasa Jawa ini tersebar hingga ke luar negeri (Kaledonia Baru, Suriname, Belanda dan Perancis). Kini, penjualan Majalah Panjebar Semangat terus merosot. Bahkan, ia terpaksa memutus hubungan dengan pembaca luar negeri karena tidak sanggup menanggung biaya pengiriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah media, pada setiap periode majalah ini mengalami perubahan visi dan misi. Pada masa penjajahan, sesuai dengan namanya ia menyuburkan semangat kebangsaan. Kemudian pada masa revolusi fisik, Panjebar Semangat menyebarkan semangat perjuangan kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, Panjebar Semangat menyuburkan semangat membangun serta melestarikan bahasa dan budaya Jawa agar jangan sampai punah pada era global. Panjebar Semangat telah memiliki pasar tersendiri yang sangat setia. Namun, karena jaman terus berubah, kesetiaan pasar pun ikut berubah. Sementara, Panjebar Semangat cenderung tidak berubah dalam menangani pasar dan persaingan industri media semakin ketat. Hingga akhirnya, tiras Panjebar Semangat mengalami penurunan dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, untuk kelangsungan hidupnya, majalah tersebut hanya mengandalkan kesetiaan pembaca yang tersisa. Maklum, biaya operasional hanya diambilkan dari penjualan, tanpa subsidi dan tanpa iklan layaknya media lainnya. Ironisnya, keteguhan Panjebar Semangat dalam melestarikan bahasa dan budaya Jawa, kini berada di tengah-tengah rimba persaingan industrialisasi media yang sangat ketat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai Pemimpin Redaksi, Drs Moechtar mengibaratkan kondisi ini sebagai berikut, “Kinepung wakul binaya mangap” (seperti berada di tengah kepungan buaya dengan mulut menganga). Dengan segala kendalanya, hingga kini Panjebar tetap konsisten terbit dua minggu sekali. Entah kebetulan atau tidak, Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno pun secara khusus pernah berkirim surat tulisan tangan dalam bahasa Jawa, yang berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kabeh madjalah kang mbijantu marang perdjoangan nasional gedhe gunane, Ta' dongakake mogo-mugo Penjebar Semangat lestari mbijantu perdjoangan kita iki (Semua majalah yang membantu perjuangan nasional besar manfaatnya, Saya berdoa semoga Penjebar Semangat terus ada dan membantu perjuangan kita ini)". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, tulisan asli ini masih dibingkai dan dipajang di ruang redaksi Penjebar Semangat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-423153242957491285?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/09/70-tahun-panjebar-semangat-apa-kabarmu.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-1864019723441383678</guid><pubDate>Thu, 29 May 2008 16:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:06:37.503-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>lumpur lapindo</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>sidoarjo</category><title>lumpur untuk siapa...?</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d1raHCBI/AAAAAAAAAL4/9D_gm0STwkQ/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d1raHCBI/AAAAAAAAAL4/9D_gm0STwkQ/s320/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205842133541914642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d2LaHCCI/AAAAAAAAAMA/RFdKfJ5JNEs/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d2LaHCCI/AAAAAAAAAMA/RFdKfJ5JNEs/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205842142131849250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d2LaHCDI/AAAAAAAAAMI/TjMOJhvqtVo/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d2LaHCDI/AAAAAAAAAMI/TjMOJhvqtVo/s320/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205842142131849266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d2raHCEI/AAAAAAAAAMQ/XPld9Rk9Seg/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d2raHCEI/AAAAAAAAAMQ/XPld9Rk9Seg/s320/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205842150721783874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d3raHCFI/AAAAAAAAAMY/l9-m4cHKpa4/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d3raHCFI/AAAAAAAAAMY/l9-m4cHKpa4/s320/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205842167901653074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-1864019723441383678?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/05/lumpur-untuk-siapa.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7d1raHCBI/AAAAAAAAAL4/9D_gm0STwkQ/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>7</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-7222495394515285256</guid><pubDate>Thu, 29 May 2008 15:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:09:38.781-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>lumpur lapindo</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>sidoarjo</category><title></title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmLaHByI/AAAAAAAAAKA/OmBoBfA67gs/s1600-h/15.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmLaHByI/AAAAAAAAAKA/OmBoBfA67gs/s400/15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205826474091153186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmbaHBzI/AAAAAAAAAKI/ldWY1A0L2jI/s1600-h/14.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmbaHBzI/AAAAAAAAAKI/ldWY1A0L2jI/s400/14.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205826478386120498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmraHB0I/AAAAAAAAAKQ/pmNdFpgQ7-8/s1600-h/13.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmraHB0I/AAAAAAAAAKQ/pmNdFpgQ7-8/s400/13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205826482681087810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7Pm7aHB1I/AAAAAAAAAKY/ha9Lgp5iPow/s1600-h/12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7Pm7aHB1I/AAAAAAAAAKY/ha9Lgp5iPow/s400/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205826486976055122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7Pm7aHB2I/AAAAAAAAAKg/6v88c9n-h1Y/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7Pm7aHB2I/AAAAAAAAAKg/6v88c9n-h1Y/s400/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205826486976055138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;29 mei 2006, deru mata bor mencapik perut bumi jenggala. beharap manis emas hitam, namun bubur limpur yang menyembur..." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini tepat dua tahun sudah petaka itu datang, dan selama itu pula derita dan air mata tertumpah. sampai kapan harapan hampa terus bergema...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini tepat dua tahun berlalu... berbagai janji bagai ilusi datang dan pergi. hanya satu permintaan kami, penuhi segala hak kami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini tepat dua tahun belalu...tanah , sawah, rumah, tawa canda dan senyum ramah warga desa luluh lantak seketika.tenggelam dalam bubur lumpur yang pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini tepat dua tahun berlalu...kolam lumpur memendam semua kenangan kami, wisata bencana mendadak berjingkrak. layakkah semua ini tertimpa pada kami....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-7222495394515285256?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/05/29-mei-2006-deru-mata-bor-mencapik.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SD7PmLaHByI/AAAAAAAAAKA/OmBoBfA67gs/s72-c/15.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-7943037055840778971</guid><pubDate>Tue, 27 May 2008 12:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:10:34.200-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>magelang</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>waisak</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>budha</category><title>jejak bodhisatva</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFP7aHBtI/AAAAAAAAAJY/TVDHDb1PZ44/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFP7aHBtI/AAAAAAAAAJY/TVDHDb1PZ44/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205041040536831698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQLaHBuI/AAAAAAAAAJg/ehPWzqHd9oA/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQLaHBuI/AAAAAAAAAJg/ehPWzqHd9oA/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205041044831799010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQLaHBvI/AAAAAAAAAJo/uMMsxMncq8o/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQLaHBvI/AAAAAAAAAJo/uMMsxMncq8o/s400/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205041044831799026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQbaHBwI/AAAAAAAAAJw/p1-x-DytM4Y/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQbaHBwI/AAAAAAAAAJw/p1-x-DytM4Y/s400/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205041049126766338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQbaHBxI/AAAAAAAAAJ4/cxLaVn7oR84/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFQbaHBxI/AAAAAAAAAJ4/cxLaVn7oR84/s400/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205041049126766354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dan ketika mega jingga menggantung di horizon, berhimpunlah beberapa bhikku, bhiksu pemimpin sangha memanjatkan paritta, mantra dan sutra untuk sang budha......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jutaan umat tertegun khidmat menggelar puja bhakti dibawah pancaran purnama sidhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat waisak, semoga semua mahluk berbahagia.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-7943037055840778971?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/05/jejak-bodhisatva.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SDwFP7aHBtI/AAAAAAAAAJY/TVDHDb1PZ44/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-3312026849676805519</guid><pubDate>Fri, 18 Apr 2008 16:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-08T20:26:13.495-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>pasar ikan hias</category><title>semalam di irba</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVCreICKI/AAAAAAAAAIY/o30M2ukXbQ0/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVCreICKI/AAAAAAAAAIY/o30M2ukXbQ0/s320/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190632812550031522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVC7eICLI/AAAAAAAAAIg/bH7HZzSFGJs/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVC7eICLI/AAAAAAAAAIg/bH7HZzSFGJs/s320/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190632816844998834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVDLeICMI/AAAAAAAAAIo/PWwN_abLfjw/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVDLeICMI/AAAAAAAAAIo/PWwN_abLfjw/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190632821139966146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-3312026849676805519?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/04/semalam-di-irba_18.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjVCreICKI/AAAAAAAAAIY/o30M2ukXbQ0/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-896639916319882468</guid><pubDate>Fri, 18 Apr 2008 14:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-03T03:09:35.964-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>pasar ikan hias</category><title></title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAl7eICCI/AAAAAAAAAHY/aVo6RJEYE7M/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAl7eICCI/AAAAAAAAAHY/aVo6RJEYE7M/s320/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190610328396236834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmLeICDI/AAAAAAAAAHg/2T7xR9fLwDE/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmLeICDI/AAAAAAAAAHg/2T7xR9fLwDE/s320/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190610332691204146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmLeICEI/AAAAAAAAAHo/QSWDZdcQi4w/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmLeICEI/AAAAAAAAAHo/QSWDZdcQi4w/s320/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190610332691204162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmbeICFI/AAAAAAAAAHw/OQAjSvoov4w/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmbeICFI/AAAAAAAAAHw/OQAjSvoov4w/s320/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190610336986171474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmreICGI/AAAAAAAAAH4/6GtxaKYoIvE/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAmreICGI/AAAAAAAAAH4/6GtxaKYoIvE/s320/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190610341281138786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"hari itu detik ke lima puluh dari pukul lima sore,mega memerah dibatas cakrawala dan surya kelana enggan beranjak ke peraduan...."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di mulut Jl. Irian Barat (baca:irba)yang bersanding dengan kalimas yang tak lagi sekemilau emas, meski seharian terpapar terangnya surya. tidak lama kemudian sebuah pickup dengan label AG1259DH merambat menepi. beberapa pria tambun dengan wajah sedikit kusut membongkar muatan yang terbungkus rapat dalam kantong plastik putih seukuran gentong air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari itu sabtu sore.... berselang beberapa saat bergantian kendaraan serupa hilir mudik menderu menebarkan debu berebut tempat untuk melakukan ritual serupa. waktunya telah tiba, para saudagar dari kota manca menyemut menawarkan ikan beraneka rupa. seketika jalan selebar dua bus besar berjajar itu tampak meriah. suasana mesum yang tercium berhari-hari lalu bergnti, dan "wanita jadi-jadian" yang biasanya melenggang harus berbagi tempat dengan saudagar-saudagar yang mengadu peruntungan di hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam beranjak larut... seperti biasa meski tanpa warta sebagian warga kota memanjakan mata yang sepanjang pekan berkutat dengan penat. kali ini kawasan irba menawarkan sejuta warna menyegarkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;04:00..... surya merekah membelah cakrawala. sebagian warga kota buaya terlelap terhanyut kedunia sebelah. dan Irba masih terjaga, gemerincing rupiah menyembul dikantong plastik putih transparan. lunas tak berbekas cerita malam ini, dan saudagar kota seberang pun segera menjemput pagi dengan senyum meninggi.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-896639916319882468?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/04/semalam-di-irba.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/SAjAl7eICCI/AAAAAAAAAHY/aVo6RJEYE7M/s72-c/6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-6069629773893928101</guid><pubDate>Sat, 05 Apr 2008 11:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:18:06.825-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>barang antik</category><title>menuju pintu waktu</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2IDomMI/AAAAAAAAAG4/39IMGvYIxDw/s1600-h/IMG_0104-antique.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2IDomMI/AAAAAAAAAG4/39IMGvYIxDw/s320/IMG_0104-antique.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185730974048622786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2IDomNI/AAAAAAAAAHA/zOtM3PlH_jc/s1600-h/IMG_0126-antique.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2IDomNI/AAAAAAAAAHA/zOtM3PlH_jc/s320/IMG_0126-antique.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185730974048622802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2YDomOI/AAAAAAAAAHI/Ja1k7jISvuQ/s1600-h/IMG_0107-antique.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2YDomOI/AAAAAAAAAHI/Ja1k7jISvuQ/s320/IMG_0107-antique.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185730978343590114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2YDomPI/AAAAAAAAAHQ/_sOgSWXwlX8/s1600-h/IMG_0106-antique.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2YDomPI/AAAAAAAAAHQ/_sOgSWXwlX8/s320/IMG_0106-antique.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185730978343590130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pernahkah terpikir oleh anda untuk kembali selangkah kemasa silam...? untuk itu ayunkan langkah anda sejenak ke Jl. Padmosusastro (samping satadion Gelora Pantjasila)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya... disana angan anda akan diajak bertamasya kenegri imajinasi dimasa yang telah lalu, sejenak melepaskan diri dari rutinitas metropolis yang menjejali setiap jengkal pikiran kita. Disana pula anda mungkin akan menemukan kembali kepingan memori indah yang terserak dimakan zaman. karena disanalah salah satu pintu waktu itu terbuka untuk anda. tapi jangan buru-buru mengerutkan dahi dahulu, karena disana tidak akan anda temui pintu waktu yang lazim anda temukan dalam film Doraemon.Yang ada disana hanya beberapa kios kecil yang memajang beraneka rupa barang-barang antik dari berbagai masa yang akan mengantar imaji anda menembus batas.&lt;br /&gt;salah satu "pintu waktu" itu adalah Bagoes Gallery, disana duduk manis sebuah kipas angin hitam berlabel General Electric yang dirilis awal tahun 50-an. Dan diatasnya tergantung gagah sebilah pedang buatan tahun 1700-an bersebelahan dengan sepucuk pistol zaman Almarhum Jan Pieter Zoen Coen Gubernur Jendral VOC yang tersohor. Bagoes demikian bapak dua putra ini disapa, sudah hampir tiga tahun ini menjalankan bisnis barang-barang "jadoel". Kawasan ini memang kerap disambangi kolektor barang vintage ataupun orang-orang yang  sekadar memuaskan diri dengan melepaskan rindu akan masa yang telah lewat. &lt;br /&gt;Soal harga..? disini anda bebas mengeluarkan jurus tawar yang paling ampuh untuk mendapatkan barang kenangan dengan harga yang relative ringan. Anda bias memilih miniature becak dari kuningan seharga 20 ribuan atau topeng asmat yang dibandrol berpuluh kali lipat.&lt;br /&gt;Jadi, sudah siapkah anda bertamasya menembus lorong waktu…?&lt;br /&gt;Siapkan diri dan kantong anda, siapa tahu memori anda terselip di deretan barang antic di Jl.Padmosusastro….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-6069629773893928101?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/04/menuju-pintu-waktu.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R_dq2IDomMI/AAAAAAAAAG4/39IMGvYIxDw/s72-c/IMG_0104-antique.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-8552363797632696605</guid><pubDate>Sat, 22 Mar 2008 06:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-08T20:13:44.084-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>minyak</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>blok cepu</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>bojonegoro</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>tambang tradisional</category><title>balada emas hitam</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsuoDomHI/AAAAAAAAAGQ/C_07Eych1tU/s1600-h/img0023A.jpg-ok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsuoDomHI/AAAAAAAAAGQ/C_07Eych1tU/s320/img0023A.jpg-ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180455388409534578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-Ssu4DomII/AAAAAAAAAGY/Ic8bx7Bohy8/s1600-h/img0016A.jpg-ok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-Ssu4DomII/AAAAAAAAAGY/Ic8bx7Bohy8/s320/img0016A.jpg-ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180455392704501890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsvYDomJI/AAAAAAAAAGg/y-CREtWbHOk/s1600-h/img0035B.jpg-ok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsvYDomJI/AAAAAAAAAGg/y-CREtWbHOk/s320/img0035B.jpg-ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180455401294436498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsvYDomKI/AAAAAAAAAGo/MaAvhEJ_C1c/s1600-h/img0017B.jpg-ok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsvYDomKI/AAAAAAAAAGo/MaAvhEJ_C1c/s320/img0017B.jpg-ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180455401294436514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsvoDomLI/AAAAAAAAAGw/iJLNDofvy_Q/s1600-h/img0025A.jpg-ok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsvoDomLI/AAAAAAAAAGw/iJLNDofvy_Q/s320/img0025A.jpg-ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180455405589403826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Suara mesin disel yang berdecit keras membuat suasana hutan jati di seberang desa Womocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro gegap gempita menyambut setiap tetes “emas hitam” yang mengalir. Disela-sela hutan jati yang mulai sedikit jarang (bila tidak mau sebut gundul), sebuah piramida kayu setinggi kurang lebih tujuh meter tegap berdiri, dan dipuncaknya tergantung sebuah proyektil berdiameter 25cm dengan panjang tidak lebih dari tiga meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Cerita dimulai jauh ditahun 1894, ketika seorang Adrian Stoop pemegang hak konsesi melakukan eksplorasi dan menyatakan bahwa diperut bumi Bojonegoro tersimpan cadangan minyak dalam jumlah besar. Dan sejak saat itulah jutaan barel minyak mentah (crude oil) disedot setiap harinya. Setelah satu abad lebih ditambang dan kalah dalam perang pasifik belandapun angkat kaki dari bumi malwapati menyisakan ratusan sumur minyak tua tak bertuan, dan pada awal-awal kemerdekaan beberapa sumur yang masih memiliki nilai ekonomis dikelola oleh Negara melalui Pertamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakberdayaan secara ekonomi, membuat masyarakat berpikir untuk ikut memanfaatkan sumur-sumur minyak tua tersebut. Karena pengetahuan yang minim awalnya mereka hanya mengais pipa-pipa dipermukaan sumur untuk dijual kepada pedagang besi tua. Namun karena kebutuhan ekonomi yang semakin mencekik dan hasil dari pertanian yang tidak seberapa, awal tahun 1950-an banyak warga mulai melirik sumur-sumur tua sebagai tumpuan hidup dengan bekal secarik peta ladang minyak pada masa kolonial yang tersimpan di Balai Desa setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebih dari sepuluh tahun menambang namun tidak juga manis yang terasa, ini karena KUD Bagus Sasono, mitra Pertamina yang menampung minyak warga sejak 1 April 1988 dan kemudian dijual kepada Pertamina mematok harga yang dirasa para penambang tidak manguntungkan. Sebagai gambaran pada tahun 1990 setiap satu drum minyak mentah (setara kurang lebih 200 liter-an) hanya dihargai Rp 1000 dan Rp 37.500 pada tahun 2005, padahal satu drum minyak mentah bisa dihargai tidak kurang Rp160.000. “sebuah imbalan yang tidak masuk akal, karena untuk biaya narik lantung saja tidak mencukupi”, papar Tejo pemuda 22 tahun yang merupakan generasi ketiga panambang minyak di daerah Wonocolo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut tejo, biaya untuk perawatan sebuah sumur (mulai dari pencarian sampai siap produksi) menelan dana tidak kurang dari Rp 500 juta, yang ditangggung secara berkelompok antara pemilik sumur dengan 15-25 orang pekerja. Karena imbalan yang didapat dari menambang minyak dirasa tidak begitu adil maka tidak heran kehidupan dan kesejahteraan masyarakat diseputar sumur-sumur tua tersebut sangat memprihatinkan. Keadan berangsur membaik ketia warga mendatangi kantor perwakilan Pertamina di Cepu, untuk menuntut kenaikan harga minyak mentah. Karena tidak ada kata sepakat maka para penambangpun menjual ke pengepul lain untuk mendapatkan keuntungan yang lebih memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal April 2005 beberapa penambang bahkan mulai menyuling sendiri lantung (istilah warga setempat untuk menyebut minyak mentah). Lantung-lantung tersebut dipanaskan dalam tungku yang terbuat dari drum-drum bekas, karena hasil minyak bersih (solar hasil penyulingan) dinilai menjanjikan keuntungan yang lebih baik. Ditangan pengepul setiap satu liter solar dihargai Rp 2400 atau Rp 504.000 untuk tiap satu drum kapasitas 210 liter. Padahal dalam sehari dari sumur dengan kedalaman 400 meter tidak kurang 12-15 drum setara 300 liter lantung atau minyak mentah berhasil ditambang. Bisa dibayangkan berapa rupiah yang bias dinikmati warga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bayangan kemakmuran sudah didepan mata masih ada awan gelap yang menggelayut dibenak para penambang tradisional, yaitu soal pengembangan Blok Cepu yang kabarnya menyimpan cadangan minyak 1,2 sampai dua milyar barel dan kejelasan status para penambang. Karena koperasi Patra Jasa yang dibentuk untuk menggantikan koperasi Bagus Sasono yang gagal mengalirkan kemakmuran masih terkendala soal status hukum. Selama ini untuk menjual minyak-minyak tersebut harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi jika tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal mereka hanya menginginkan kesejahteraan dari kekayaan bumi tempat mereka berpijak. Akankah melimpahnya minyak yang tersimpan diperut bumi bojonegora mertembes kepada masyarakat setempat? atau mereka kembali “hanya” menjadi penonton ketika minyak-minyak itu disedot dan mengalir sampai jauh… akankah episode kelam di Arun, Dumai serta Tembagapura terulang di bumi malwapati…? Kita simak saja kelanjutan episode mendatang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-8552363797632696605?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/03/suara-mesin-disel-yang-berdecit-keras.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R-SsuoDomHI/AAAAAAAAAGQ/C_07Eych1tU/s72-c/img0023A.jpg-ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-2060987169784106515</guid><pubDate>Mon, 17 Mar 2008 13:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:15:13.663-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>kereta api</category><title>the train loundry</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDjIm6nI/AAAAAAAAAFg/Ko5QxsvQdbA/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDjIm6nI/AAAAAAAAAFg/Ko5QxsvQdbA/s320/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178703126330796658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDzIm6oI/AAAAAAAAAFo/9TBu5hHXYb4/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDzIm6oI/AAAAAAAAAFo/9TBu5hHXYb4/s320/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178703130625763970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDzIm6pI/AAAAAAAAAFw/-dNq8j4TrQU/s1600-h/8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDzIm6pI/AAAAAAAAAFw/-dNq8j4TrQU/s320/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178703130625763986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zEDIm6qI/AAAAAAAAAF4/zaxIJlpsjQc/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zEDIm6qI/AAAAAAAAAF4/zaxIJlpsjQc/s320/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178703134920731298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zETIm6rI/AAAAAAAAAGA/SeTMhmDnlWM/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zETIm6rI/AAAAAAAAAGA/SeTMhmDnlWM/s320/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178703139215698610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pagi itu jam yang lengket di ujung peron Stasiun Surabaya Kota menunjukkan pukul 07:00, satu persatu ìular besiî datang dan pergi mengantar penumpang keberbagai kota tujuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di sudut lain Stasiun Besar Surabaya itu kesibukan lain pun mulai menggeliat. Tampak bebrapa pria paruh baya berlarian diantara rangkaian gerbong kereta yang mengantri untuk dimandikan. Ritual pertama yang harus dilakukan adalah mengalirkan air melalui pipa dengan menenteng berbagai alat untuk mencuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... di sisi selatan reruntuhan bangunan Stasiun yang akrab disebut Stasiun Semut oleh warga Surabaya itu memang menjadi pemberhentian terakhir bagi semua rangkaian Kereta Api yang melintasi jalur selatan. Selain sebagai pemberhentian terakhir, stasiun tersebut juga menjadi tempat perawatan dan loundry bagi gerbong-gerbaong kereta agar nyaman bagi penumpang dan laik jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu Shodiq, pria paruh baya asal Daerah Kecamatan Tarik (perbatasan Kabupaten Sidoarjo dengan Kabupaten Mojokerto) beserta beberapa rekan sejawatnya tampak mulai sibuk mencuci dan memebersihkan setiap jengkal gerbong kereta yang mengantre sedari tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keringatnya itu oleh CV. KARTIKA, rekanan PT Kereta Api untuk jasa kebersihan Kereta, ia dihargai Rp 7000 untuk setiap satu rangkaian Kereta Eksekutif, Rp 6500 untuk Kereta Bisnis dan Rp 6000 untuk Kereta Ekonomi yang harus dikerjakan 6-11 orang. Dalam satu hari dia bisa menyelesaikan tidak kurang dari lima sampai enam rangkaian kereta. Terbilang kecil memang rupiah yang dia pungut, tetapi sangat berarti bagi ia dan keluarganya untuk melanjutkan kehidupannya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-2060987169784106515?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/03/pagi-itu-jam-yang-lengket-di-ujung.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R95zDjIm6nI/AAAAAAAAAFg/Ko5QxsvQdbA/s72-c/6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-7284215448306605060</guid><pubDate>Mon, 28 Jan 2008 15:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:13:31.166-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>medayu agung</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>perpustakaan</category><title>getir impian sang pustakawan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537hYG0FII/AAAAAAAAADo/KGAE1YO658w/s1600-h/21.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537hYG0FII/AAAAAAAAADo/KGAE1YO658w/s320/21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160557298861741186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537h4G0FJI/AAAAAAAAADw/wkrN1ZSUgGk/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537h4G0FJI/AAAAAAAAADw/wkrN1ZSUgGk/s320/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160557307451675794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537iIG0FKI/AAAAAAAAAD4/BmOunxI9DQ4/s1600-h/9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537iIG0FKI/AAAAAAAAAD4/BmOunxI9DQ4/s320/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160557311746643106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537iYG0FLI/AAAAAAAAAEA/wXkoqs4SgH0/s1600-h/15.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537iYG0FLI/AAAAAAAAAEA/wXkoqs4SgH0/s320/15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160557316041610418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537ioG0FMI/AAAAAAAAAEI/UbQDaU5I0Tw/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537ioG0FMI/AAAAAAAAAEI/UbQDaU5I0Tw/s320/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160557320336577730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-7284215448306605060?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/01/getir-impian-sang-pustakawan.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R537hYG0FII/AAAAAAAAADo/KGAE1YO658w/s72-c/21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-4123146661036503486</guid><pubDate>Mon, 28 Jan 2008 15:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:26:48.353-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>medayu agung</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>perpustakaan</category><title>getir impian sang pustakawan</title><description>sepercik minat baca, pasti memiliki ribuan makna. Sepercik, setitik, lama-lama menjadi besar mengilhami Oei Hiem Hwie untuk merajut mimpi mendirikan perpustakaan umum”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiprah Oei Hiem Hwie melestarikan aset sejarah bermula diawal decade 80-an, dikala usianya bisa dibilang paruh baya.. Sosok santun berkaca mata ini rela menghabiskan waktu, tenaga sembari bercucuran keringat, hanya sekadar untuk mewujudkan tekad mendirikan rumah baca sederhana.&lt;br /&gt;Berbekal buku koleksi pribadi yang didapat secara retail dari tahun ketahun dikumpulkan, didaftar, sejurus kemudian disusun hanya untuk satu tujuan mendermakan ilmu bagi masyarakat luas. Dan kini upaya yang mulai dirintis sekitar 20 tahun silam itu masih meninggalkan kemuliaan.&lt;br /&gt;Bagi Oei Hiem Hwie, sebelumnya nyaris tidak pernah terlintas sedikitpun hasrta untuk mendirikan perpustakaan umum. Hanya saja, terlahir dari lingkungan keluarga “penggila” baca yang tinggi, serta latar belakang profesi pekerja pers pada harian terompet masjarakat seolah tidak bisa dielakkan menggiring nasib untuk membangun impian masa mudanya.&lt;br /&gt;Pertengahan dekade 60-an paska meletus peristiwa G 30S/PKI beberapa koleksi bukunya yang banyak merekam peristiwa sejarah sempat disita pihak militer karena dianggap terlalu bebahaya, berbau sosialis dan terlalu soekarnois terkait aktifitas jurnalistiknya di terompet masjarakat. Selain merampas koleksi buku-bukunya ia pun sempat diasingkan di pulau buru serta dikebiri hak-haknya sebagai warga negara.&lt;br /&gt;Sekembali dari pengasingan ia pun berusaha menata kehidupannya kembali, berbagai usaha ia lakukan dan setelah kondisi mulai membaik sempat terlintas di benaknya untuk menyelamatkan beberapa literatur yang tersisa. Pada akhirnya perpustakaan swadaya yang kala itu apa adanya pun berdiri. Lamban tapi pasti, perpustakaan yang diberi nama Medayu Agung pun mulai dikenal dan menghadirkan Academy Award dibidang kebudayaan dari pemerintah kota Surabaya dengan dedikasinya menjaga, merawat, warisan sejarah dan pengetahuan bagi masyarakat luas.&lt;br /&gt;Namun ternyata itu semua tidak membuat masyarakat berduyun-duyun datang ke perpustakaan Medayu Agung, selain karena literaturnya yang memang masuk kategori kelas berat, juga faktor klasik budaya baca masyarakat yang rendah membuat perpustakaan nyaris kabur dari perhatian. Terbukti memang, setidaknya tidak lebih dari 10-20 orang saja yang datang memanfaatkan. Itupun terkadang hanyalah mahasiswa jurusan sejarah atau kebudayaan yang sedang menyelesaikan tugas kuliah.&lt;br /&gt;Minimnya pengunjung di perpustakaan swadaya yang bealamat di Medokan Ayu Selatan 42-44 Surabaya, solah tak setimpal dengan upaya perintisannya bisa jadi, kalimat “oase pengetahuan yang langka ditengah gurun urban yang gersang” layak disematkan…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-4123146661036503486?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/01/sepercik-minat-baca-pasti-memiliki.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-6066654445059592042</guid><pubDate>Mon, 28 Jan 2008 13:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:22:15.442-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>opini</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>soeharto</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>obituari</category><title>pesan buat si eyang.....</title><description>"sorak2 brgmbira, brgmbira semua.....suharto tutup usia, indonesia merdeka....." (dinyanyikan dgn suara lantang dan bersmgt Dr: wargabiasa.co.id (27 jan 14:10 +6285645678....)&lt;br /&gt;demikian isi pesan singkat dari seorang kawan disebrang sana yang deringnya memaksa untuk menghentikan sementara ritual tidur siang saya. mata yang semula lelap menadadak terbelalak, gelagapan membaca pesan singkat yang "istimewa" tersebut.&lt;br /&gt;dengan nyawa belum peuh menyentuh dinding ubun-ubun saya mencari-cari remote televisi yang raib dimana gerangan untuk klarivikasi dari kabar kawan saya tadi. sejurus kemudian sebuah pesan singkat terlempar jauh dan mampir ke layar telepon seluler seorang kawan tadi.&lt;br /&gt;"terlalu mudah nek suharto mati sblom diadili.....awak dewe ga iso ndelok suharto xxxxxx nang LP Besi Nusakambangan.....!!! , warga kampung (27 jan 15:30 +62817034.....)&lt;br /&gt;setelah memaksa mata untuk sedikit terbuka saya baru sadar ternyata televisi yang saya hidupkan tadi berteriak bahwa suharto tutup usia....!!!&lt;br /&gt;ah hari ini rupanya terjadi kartel siaran obituari pada semua stasiun televisi seantero nusantara, sampai-sampai mulai dari acara komedi situasi sampai acara mistik dengan grafis yang alamak nanggung banget tak kebagian tempat.&lt;br /&gt;akhirnya daripada menikmati yang itu-itu saja saya putuskan kembali menebus ritual tidur siang yang sempat terpotong gara-gara pesan singkat kawan saya tadi.&lt;br /&gt;ah... dunia terlalu cepat melaju, rasanya baru kemarin "wahyu" agung supersemar turun... rasanya baru kemarin si eyang lengser keprabon... rasanya baru kemarin si eyang dirawat intensif karena kesehatannya yang gawat... dan kemarin yang kuasa menjemput si eyang untuk pulang ke rumah...&lt;br /&gt;dunia memang terlalu cepat berputar, secepat pesan singnkat yang saya terima dari seorang kawan diseberang sana.&lt;br /&gt;slamat jalan eyang, jangan lupa bebanmu masih banyak semoga yang kuasa meringankan bebanmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-6066654445059592042?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/01/pesan-buat-si-eyang.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-3898752076247738758</guid><pubDate>Sun, 06 Jan 2008 03:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:24:02.250-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>batu hias</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><title>Batuan Menawan di Simpang Jl.Pahlawan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BdWSKoj8I/AAAAAAAAACI/GQifLTAjuLg/s1600-h/000037.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BdWSKoj8I/AAAAAAAAACI/GQifLTAjuLg/s320/000037.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152220611126792130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BcriKoj6I/AAAAAAAAAB4/GKYA5LleQnA/s1600-h/000061.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BcriKoj6I/AAAAAAAAAB4/GKYA5LleQnA/s320/000061.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152219876687384482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BNvSKoj5I/AAAAAAAAABw/cgJl0cDafng/s1600-h/000057.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BNvSKoj5I/AAAAAAAAABw/cgJl0cDafng/s320/000057.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152203448437477266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;kala batu perhiasan dianggap sebagai sisi dari dinamika masyarakat, peluang perputaran uang akan melekat disana. potensi ini akan kian menguat ketika batu perhiasan menjadi simbol kebanggaan.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;zamrud katulistiwa bukanlah sebatas judul syair lagu yang didendangkan indah penyanyi kesohor chrisye. disisi lain keindahan "zamrud" katulistiwa cukup terlihat pada poros perdagangan batu perhiasan disekitar simpang tiga Jl. pahlawan.&lt;br /&gt;sekilas menatapnya, tidak ada kesan eksklusif atau elegan ketika mengunjungi tempat ini. malahan kesan dekil, kotor, dan tidak tertib seolah akrab dengan lokasi yang senantiasa dikunjungi para kolektor itu. tapi siapa sangka tempat seperti itu menjadi satu-satunya sentra batuan perhiasan berharga murah. dari batu akik, kecubung, safir, sampai phyrus persia tersedia dengan beraneka jenis keindahannya. jika anda ogah membeli batuan karena sudah mengoleksi, mampir saja kelokasi ini karena jasa asah batu, pembuatan rumah cincin, atau mengakomodir pernak-pernik perhiasan anda cukup dilayani dengan intensitas waktu yang singkat.sementara harga bisa disebut berkelas "kaki lima"&lt;br /&gt;ketika bertransaksi tidak ada banderol khusus yang dicanangkan pedagang, semuanya serba tawar menawar termasuk penggunaan jasa rangkai perhiasan. tentu saja berlaku bagi anda jika ingin mendapatkan batuan impian dengan harga menawan.&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-3898752076247738758?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/01/batuan-menawan-di-simpang-jlpahlawan.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R4BdWSKoj8I/AAAAAAAAACI/GQifLTAjuLg/s72-c/000037.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8527467855867867025.post-7867333010154928742</guid><pubDate>Fri, 04 Jan 2008 01:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-09-02T06:25:08.551-07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>surabaya</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>parfum</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>features</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>ampel</category><title>yuk, Berburu Parfum di Ampel</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32SXiKoj1I/AAAAAAAAAA0/PVIgArI1SvA/s1600-h/P1130207.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32SXiKoj1I/AAAAAAAAAA0/PVIgArI1SvA/s320/P1130207.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151434481787768658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32R3SKoj0I/AAAAAAAAAAs/2RiEJzcSi5o/s1600-h/P1130102.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32R3SKoj0I/AAAAAAAAAAs/2RiEJzcSi5o/s320/P1130102.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151433927736987458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32RMyKojzI/AAAAAAAAAAk/689J2QCbtFk/s1600-h/P1130079.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32RMyKojzI/AAAAAAAAAAk/689J2QCbtFk/s320/P1130079.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151433197592547122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32Q1yKojyI/AAAAAAAAAAc/a6OQGepDJZI/s1600-h/P1130072.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32Q1yKojyI/AAAAAAAAAAc/a6OQGepDJZI/s320/P1130072.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151432802455555874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32QfyKojxI/AAAAAAAAAAU/6kV08TLspBI/s1600-h/P1130066.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32QfyKojxI/AAAAAAAAAAU/6kV08TLspBI/s320/P1130066.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151432424498433810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32QLCKojwI/AAAAAAAAAAM/ELKA1yoPxRU/s1600-h/P1130033.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32QLCKojwI/AAAAAAAAAAM/ELKA1yoPxRU/s320/P1130033.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151432068016148226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;jika anda pecinta parfum berkelas tinggi dengan harga "dengkul", atau pula penyuka wewangian "beraroma mistis",&lt;/span&gt;tak salah jika menginjakkan kaki di  kawasan wisata religi ampel...&lt;br /&gt;kenapa harus ampel? alasannya, disinilah salah satu sentra perdagangan aneka parfum di surabaya. mau beraroma bunga, buah, yang mistis atau agamis , semuanya ada.&lt;br /&gt;diakui atau tidak, memang selama ini kawasan ampel lebih identik cengan nuansa religi dengan masjid agung dan makam sunan ampel menjadi ikon dan tujuan kunjungan utama&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;namun tetap saja semerbak aneka parfum menyeruak diantara hiruk pikuk dan lalulalang pengunjung yang berjubel dikawasan tersebut.&lt;br /&gt;jadi, jangan heran bila hidung anda dipenuhi misik atau ja'faron yang menyengat atau lembutnya aroma dior, calvin klien, blueberry ataupun dalce&amp;amp;gabbana, ketika sampai disana.&lt;br /&gt;selain berbagai jenis aroma lokal impor dijajakan, bibit (Parfum berkadar 100%) pun ditawarkan dengan jenisyang lebih variatif. jika masih tidak berkenan, anda tidak perlu kebingungan memilih dan mencari parfum yang dicari, karena disinilah tempat tangan-tangan terampil empunya peracik parfum menggelar dagangan.&lt;br /&gt;dan bagi para pecinta parfum yang doyan meracik parfum sendiri, disini pula mereka bisa menemukan materi eksperimennya. aneka macam bibit parfum tersedia disini mengingatbahan dasar didatangkan dari seantero nusantara, bahkan untuk beberapa jenis bibit tertentu didatangkan dari manca negara.&lt;br /&gt;urusan harga, terbilang variatif dan didasari mutu yang dibeli.&lt;br /&gt;mengingat pedagang menjajakan dipinggir jalan, tak heran jika harga yang dicanangkan memberlakukan asas tawar menawar bak kaki lima. umumnya harga ditawrkan per mililiter, sehingga harga berlaku kelipatannya. anda tertarik.....?&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8527467855867867025-7867333010154928742?l=padma85.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://padma85.blogspot.com/2008/01/yuk-berburu-parfum-di-ampel.html</link><author>noreply@blogger.com (fuad)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIgOcXS6Qu0/R32SXiKoj1I/AAAAAAAAAA0/PVIgArI1SvA/s72-c/P1130207.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></item></channel></rss>